Sebelum Pengeras Suara Masjid Menyebut Nama Kita
Oleh : Share H. Rusmanto
Bayangkan Jika Besok Kita Berpulang...
Hidup pernah bertanya kepada Kematian: "Mengapa orang-orang mencintaiku, tetapi membencimu?"
Kematian menjawab: "Karena kamu adalah dusta yang indah, sementara aku adalah kebenaran yang menyakitkan."
Pernahkah terlintas di pikiran kita, bagaimana jika malam ini adalah tidur terakhir kita?
Bagaimana jika esok hari, nama kita tidak lagi dipanggil untuk sarapan atau bekerja, melainkan dipanggil melalui pengeras suara masjid sebagai pengumuman duka?
Rasulullah SAW bersabda:
"Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan, yaitu kematian."
(HR. Tirmidzi)
Mengingat mati bukanlah untuk membuat kita putus asa atau takut menghadapi dunia. Sebaliknya, ia adalah obat penawar bagi hati yang keras, pengingat bagi jiwa yang lalai, dan pemacu semangat untuk segera bertaubat.
1. Apa yang Sudah Kita Siapkan? Jika malaikat maut datang esok hari, bekal apa yang siap kita bawa menghadap Allah?
- Shalat kita: Apakah sudah didirikan dengan khusyuk, atau sekadar menggugurkan kewajiban di akhir waktu?
- Harta kita: Apakah diperoleh dari jalan yang halal dan disedekahkan, atau justru habis menuruti gengsi duniawi?
- Lisan kita: Apakah lebih banyak digunakan untuk berdzikir dan membahagiakan orang lain, atau penuh dengan ghibah serta fitnah?
2. Dunia Ini Hanya Tempat Singgah Kita sering kali hidup seolah akan tinggal di bumi selamanya. Kita mengejar dunia hingga lelah, sementara akhirat kita telantarkan.
Padahal, ketika kain kafan sudah membalut tubuh, tidak ada satu pun harta, pangkat, atau pujian manusia yang ikut masuk ke liang lahat. Hanya kain putih, amal shalat, puasa, dan sedekah yang setia menemani di alam kubur yang gelap.
3. Jadikan Hari Ini Hari Terakhir Dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW mengingatkan:
"Jika engkau berada di sore hari, janganlah menunggu pagi hari. Dan jika engkau berada di pagi hari, janganlah menunggu sore hari. Gunakanlah waktu sehatmu sebelum datang sakitmu, dan gunakanlah hidupmu sebelum datang matimu."
Mari Kita Ubah Cara Pandang Mulai Hari Ini:Lakukan shalat seolah-olah itu adalah shalat terakhir kita di dunia.Minta maaflah kepada orang tua, pasangan, dan sahabat seolah-olah kita tidak akan bertemu lagi esok hari.Segeralah bertaubat dan tinggalkan maksiat seolah-olah pintu taubat akan tertutup malam ini.
Semoga Allah SWT senantiasa melembutkan hati kita, mengampuni dosa-dosa kita yang telah lalu, dan memberikan hidayah agar kita tetap istiqamah di jalan-Nya hingga diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah.
Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.